BULELENG_Balidokumenter.com
Penghijauan bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan mendesak di tengah krisis iklim dan kerusakan lingkungan yang kian meluas. Berbagai penelitian menunjukkan bahwa penghijauan memiliki manfaat besar, tidak hanya untuk ekosistem, tetapi juga untuk kesehatan, ekonomi, dan kualitas hidup manusia.
penghijauan adalah upaya menanam pohon atau vegetasi lainnya di wilayah yang gersang, tandus, atau rusak secara ekologis. Kegiatan ini menjadi salah satu strategi mitigasi perubahan iklim yang paling efektif karena tumbuhan berperan menyerap karbon dioksida, gas rumah kaca utama penyebab pemanasan global.
Ketut Santosa, warga Desa Tigawasa, Kecamatan, Banjar, Buleleng Bali adalah salah seorang pencinta lingkungan mulai sadar betapa penting program penghijauan selain memberikan kontribusi eksisitim pada hutan atau perkebunan juga memberikan nilai edukasi terhadap generasi berikutnya
sang Kapiten, Sapaan akrab Ketut Santosa ini tetap konsistensi mengajak komunitas sadar lingkungan khususnya yayasan Wisnu guna menanam sejumlah pohon seperti gaharu, kelapa gading, kayu mahoni dan sejumlah pohon lainnya.
pada akhir April lalu sang Kapiten sebagai pelopor asal desa Tigawasa mampu membangun komunikasi denga yayasan Wisnu agar mensuport gerakan menanam pohon di hutan milik desa maupun lahan perkenalkan milik warga
“lahan milik warga yang sebagian menanam hasil pertanian musiman dengan sistim teras sering agar tujuan tanaman jangka panjang seperti pohon gaharu dan kelapa tetap dirawat. Dan selain itu tanaman seperti jagung dan cabe rawit tetap menjadi program jangka pendek,” tutur Kapiten
Menurut Kapiten Manfaat penghijauan sangat luas, pohon bukan hanya penghasil oksigen. Mereka juga berfungsi sebagai penahan air hujan, pelindung tanah dari erosi, dan pengatur suhu mikro di wilayah perkotaan
Disebutkan Wilayah yang banyak pohon cenderung lebih sejuk dibandingkan area beton atau aspal yang menyerap panas. Ruang hijau terbukti menurunkan stres, memperbaiki suasana hati, dan mendorong aktivitas fisik masyarakat.
Bagi Kapiten Terobsesi Menanam 1000 pohon di kawanan hutan Desa Tigawasa maupun perkebunan milik warga adalah memberikan nilai posisip bagi generasi berikutnya agar tidak punah
Sementara Atik Kurnianingsih, perwakilan yayasan Wisnu mengapresiasi sejumlah warga dengan Giat menanam pohon di Pedesaan selain memberikan nilai ekonomi restoratif juga memberikan dampak positip bagi ekosistim
Dijelaskan tumbuhan menciptakan habitat bagi berbagai jenis burung, serangga, dan hewan kecil lainnya. Program penghijauan kini mulai digalakkan di banyak wilayah, baik oleh pemerintah, sekolah, komunitas, maupun perusahaan swasta melalui program tanggung jawab sosial lingkungan
Di berbagai kota besar, ruang terbuka hijau mulai ditambah untuk menciptakan lingkungan yang sehat dan berkelanjutan.”
“kita berharap dengan adanya program penghijauan dari yayasan Wisnu ini dapat memberikan kontribusi positip bagi masyarakat di Desa Tigawasa.karena kawasan desanya masih asri dan menjadi kawasan percontohan bagi desa lain,”ungkap Kurnianingsih (YASIN)
EDITOR; ZAINUDDIN YASIN