Mengintip Produksi Ayam Petelur Bumdes Arta Mandiri Ringdikit Siap Bersaing dengan Pasar Lokal

BULELENG_balidokumenter.com:

Peraturan Presiden No 81 Tahun 2024 tentang Percepatan Penganekaragaman Pangan Berbasis Potensi Sumber Daya Lokal hadir sebagai respon terhadap urgensi penguatan ketahanan pangan nasional.

Pasca diperpreskan no 81 tahun 2024 tentang program ketahanan pangan nasional oleh pemerintah pusat agar pemerintah desa segera melakukan program ketahanan pangan yang dianggarkan melalui dana desa sebesar 20 persen

seperti hallnya di Desa Ringdikit, kecamatan Seririt, Buleleng, Bali menerapkan program ketahanan pangan ayam petelur melalui bumdes Giri Arta Mandiri

Direktur Bumdes Giri Arta Mandiri, Gede Kawit Adnayana kepada Balidokumenter, Rabu (3/12/2025) di kantornya mengatakan, Kebutuhan konsumsi telur ayam yang tampaknya tak pernah ada hentinya. Karena menurutnya, konsumsi telur ayam sudah menjadi kebutuhan pokok sehari hari.

anggaran dana desa digelontorkan pada Juli 2025 lalu sebesar Rp 250 juta tersebut dimanfaatkan membeli ayam petelur sebanyak 1000 ekor dan pembuatan kandang yang disewakan oleh pihak bumdes Giri Artha mandiri

kata mantan perbekel Desa Pejarakan ini, untuk tahap perdana pihaknya mencoba 1000 ekor. “Namanya juga berusaha memberikan pelayanan dan belajar dengan terobosan ayam petelur, muda mudahan hasilnya dapat maksimal dan memberikan. Kontribusi bagi pendapatan desa,”ujar Kawit meyakinkan

“Kalau hitungannya seribu ekor ayam menghasilkan 50 kilogram telur. permintaan ya sangat banyak. Mudah-mudahan bisa ekspansi sampai ke luar harapnya.

Kawit berpendapat, pihaknya fokus pada penganekaragaman pangan berbasis potensi sumber daya lokal, kebijakan ini bertujuan untuk meningkatkan ketersediaan, dan pengembangan usaha pangan lokal.

Gede Kawit yang juga mantan perbekel Ringdikit ini menjelaskan, dengan uji coba ayam petelur yang sudah mengahsil ini diharapkan. tahun 2026 nanti bisa meningkat dengan kapasitas bisa 1000 ekor lagi.

Disebutkan, untuk masa produktif ayam petelur berkisar 18 bulan .”kita terus mencoba terobosan dengan memperluas lahan pembuatan kandang yang nantinya produksi ayam petelur lebih dari 2000 ekor,” tandasnya (Yasin)

\ Get the latest news /

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PAGE TOP