Bejat, Paman Memperkosa Keponakan Sampai Hamil 5 Bulan

BULELENG, Balidokumenter.com

Nasib naas dialami ZL pria berusia 45 tahun asal dusun bunut panggang Temukan Kecamatan Banjar Buleleng. Anak pertama nya sebut saja Mawar (bukan nama sebenar nya_red) yang masih duduk dibangku kelas IX menjadi korban pencabulan oleh paman kandung nya sendiri. Akibat nya, mawar hamil lima bulan.


Kepada awak media, ZL pun bercerita tentang kejadian yang menimpa anaknya.
Kisah naas itu berawal dari rasa kasihan ZL kepada adiknya AR 40 tahun yang menjadi pengangguran. Sebagai seorang kakak, ZL berniat mengajak adik nya tersebut untuk tinggal bersama sambil ikut bekerja dan membantu menjaga anak anak nya. ZL yang bekerja serabutan dan keluarga nya sangat bahagia dengan kehadiran AR ditengah tengah mereka. Mawar dan adiknya Melati pun bahagia dan sering bermanja ria kepada sang Paman. Namun suasana keceriaan dan kebahagiaan keluarga ZL berubah menjadi petaka. Ibaratnya ZL memelihara anak harimau. Saat kecil dikasi makan, setelah dewasa melah menerkam nya. AR yang dikasi tempat tinggal dan makan gratis menghancurkan masa depan Mawar (keponakan_red) dengan memperkosa nya hingga hamil 5 bulan.

Dengan wajah lugu, Mawar mengakui kalau yang menghamili dirinya adalah paman nya sendiri AR.
Mendengar perkataan anaknya, ZL terkejut bukan main. Bagai disambar petir di siang hari. ZL tidak begitu saja percaya dengan omongan Mawar. ZL pun mencari adiknya AR yang saat itu berada di rumah ibu angkatnya di kawasan Kayubuntil Buleleng. Setelah bertemu dengan AR, ZL pun menanyakan dan mengklarifikasi tentang cerita Mawar.


“Benarkah kamu yang menghamili Mawar.?! , ” Tanya ZL kepada AR.
Tanpa rasa berdosa AR pun mengiyakan pertanyaan ZL dan siap bertanggung jawab. “Ia saya yang melakukan dan saya siap bertanggungjawab, ” Ujar AR.
Dengan nada emosi, sambil beteriak, ZL membentak AR.


“Hukum agama mana yang memperbolehkan paman menikahi keponakan kandungnya, ” Bentak ZL.
Dengan wajah merah padam, ZL pun melaporkan kajadian tersebut ke PPA
Sekarang Mawar harus menanggung akibatnya. Disamping hamil lima bulan, dia pun harus rela di DO dari tempat ia sekolah.


Diakhir cerita nya, ZL berkata, sekarang ia harus menanggung beban dan aib ini.
” Saya malu dengan keluarga dan tetangga saya pak. Sementara adik saya AR enak enakan di rumah ibu angkatnya, saya berharap, pihak berwajib bertindak cepat dan menahan adik saya, ” ujarnya.
Sementara Polres Buleleng. Sampai berita ini di turunkan, masih mendalami laporan ZL dan terus mengumpulkan bukti bukti pendukung lainnya. (Emha)

\ Get the latest news /

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PAGE TOP