Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the jetpack domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /home/balr7381/public_html/wp-includes/functions.php on line 6260

Warning: Cannot modify header information - headers already sent by (output started at /home/balr7381/public_html/wp-includes/functions.php:6260) in /home/balr7381/public_html/wp-includes/feed-rss2.php on line 8
Wanita sanggar | Bali Dokumenter https://balidokumenter.com Mon, 22 Jun 2026 13:07:44 +0000 id hourly 1 https://wordpress.org/?v=7.1 https://balidokumenter.com/wp-content/uploads/2025/10/IMG-20251024-WA0042-150x150.jpg Wanita sanggar | Bali Dokumenter https://balidokumenter.com 32 32 Penampilan Gong Kebyar Wanita Sanggar Mada Janu Mukti Sukses Mencuri Perhatian di PKB XLVIII 2026 https://balidokumenter.com/blog/2026/06/22/penampilan-gong-kebyar-wanita-sanggar-mada-janu-mukti-sukses-mencuri-perhatian-di-pkb-xlviii-2026/ https://balidokumenter.com/blog/2026/06/22/penampilan-gong-kebyar-wanita-sanggar-mada-janu-mukti-sukses-mencuri-perhatian-di-pkb-xlviii-2026/#respond Mon, 22 Jun 2026 13:07:42 +0000 https://balidokumenter.com/?p=3051 DENPASAR, Balidokumenter.com

Penampilan Gong Kebyar Wanita (GKW) dari Sanggar Mada Janu Mukti Busungbiu, Kabupaten Buleleng, berhasil menyita perhatian penonton pada ajang Pesta Kesenian Bali (PKB) ke-48 tahun 2026. Penampilan yang energik dan penuh makna ini disuguhkan dalam sesi Utsawa pada Sabtu malam (21/6) kemarin, menjadi salah satu highlight penampil dari Kabupaten Buleleng.

Terpantau di Panggung Terbuka Ardha Candra, Sekeha GKW tampil berwibawa dengan setelan serba hitam, kontras dengan kelompok penari yang mengenakan setelan berwarna cerah. Namun, mereka tetap kompak dan solid dalam membawakan seluruh penampilan apik pada malam itu.

Menurut penuturan Pembina dan konseptor, Tu Putra, pagelaran ini melibatkan total 35 penabuh wanita serta puluhan penari. Mereka membawakan tiga materi utama.

Tabuh Kreasi Pekak Aji, yang merupakan aktualisasi tokoh legenda Jayaprana dalam cerita rakyat Buleleng. Komposisi ini tampil sangat solid dan powerful. Tari Janurstawa, sebuah tarian yang elegan dan memukau, menggambarkan manfaat janur yang diwujudkan dalam gerak tari. Sandya Gita berjudul I Bulu Pangi, yang sarat dengan pesan moral.

Konsep keseluruhan karya ini kata Tu Putra bertujuan membangkitkan kesadaran generasi muda untuk eling (ingat) terhadap warisan budaya, tradisi, dan kearifan lokal yang dimiliki desa.

“Di era sekarang, generasi muda mulai lupa. Maka muncul ide untuk mengolah karya ini, agar kita kembali mengingat apa yang kita miliki dan warisi,” tutupnya. (TIM)

]]>
https://balidokumenter.com/blog/2026/06/22/penampilan-gong-kebyar-wanita-sanggar-mada-janu-mukti-sukses-mencuri-perhatian-di-pkb-xlviii-2026/feed/ 0