Studi Energi Hijau, Program Studi Teknik Kimia, Unnes KKL ke PLTU Celukan Bawang


SINGARAJA_Bali Dokumenter.com
Sejumlah mahasiswa dari Fakultas Teknik Universitas Negeri Semarang (Unnes) melakukan kuliah kerja lapangan (KKL) ke PLTU Celukan Bawang, Gerokgak, Buleleng, Bali, Rabu (12/11/2025).

Rombongan ratusan mahasiswa Program Studi Kimia dari Fakultas Teknik angkatan 2023 tersebut berkeinginan melihat kondisi riil pembangkit berbahan batubara tersebut. Terutama pengaruh terhadap lingkungan dan komitmen PLTU Celukan Bawang menerapkan energi hijau.
Selama di lokasi, para mahasiswa mendapat pemaparan terkait kinerja PLTU selama berproses hingga menghasilkan energi listrik yang memasok kebutuhan listrik untuk Bali dari Maintenance specialis PLTU Celukan Bawang Eny Widarto didampingi Vice Manager GA Departemen, Indriati Tanu Tanto.


Salah satu dosen pembimbing yang ikut dalam PKL tersebut, Akbar, mengatakan, keinginan untuk melakukan studi lapang ke PLTU Celukan Bawang ingin mengetahui cara salah satu power plant di Bali itu melakukan konservasi lingkungan. Pasalanya, PLTU Celukan Bawang merupakan pembangkit yang menggunakan batubara sebagai komponen bahan bakarnya.


“Ya, kami ingin mengetahui cara pembangkit ini menerapkan konservasi lingkungan. Dan hasilnya kami melihat lingkungan sekitar PLTU tertata rapi, asri dan hijau,” jelas Akbar.


Menurut Akbar, sebelum melakukan kunjungan ke lapangan, para mahasiswa mendapat pemaparan dan presentasi untuk mengetahui detail cara kerja PLTU bekerja hingga menghasilkan energi listrik serta dalam mengolah limbahnya.


Akbar menambahkan, ada penjelasan bagaimana mereka mengolah debu batubara (fly ash) dijadikan produk sampingan untuk Industri Semen dan Produk Semen (ISP) serta rencana ekspansi pembangunan PLTU tahap dua menggunakan gas. Bahkan, penerapan teknologi filter mampu menekan abu pembakaran hingga ke titik paling minimal.


“Setelah melihat kondisi lingkungan sekitar PLTU, kami melihat fakta, taman-tamannya bagus tertata, hijau. Hal ini menunjukkan komitmen dari PLTU Celukan Bawang sudah menerapkan energi hijau,” imbuhnya.


Sementara Vice Manager GA Departemen, Indriati Tanu Tanto mengatakan, selama ini PLTU Celukan Bawang sering di kunjungi sebagai lokasi studi lapang oleh mahasiswa, pelajar dan peneliti. Dan kali ini ratusan mahasiswa dari Program Studi Kimia dari Fakultas Teknik, Unnes datang dengan maksud yang sama.


“Kami tentu welcome dan senang tempat kami menjadi lokasi studi yang berguna menjadi bahan penelitian mereka,” ujarnya.
Untuk diketahui, PLTU Celukan Bawang mulai beroperasi pada tahun 2015 dibangun oleh China Huadian Group besama PT General Energy Bali (GEB). PLTU Celukan Bawang memiliki 3 unit mesin pembangkit yang berkontribusi memasok energi listrik ke jaringan distribusi milik PLN dengan batubara sebagai bahan bakarnya. Total listrik yang dihasilkan dari power plant berbahan bakar batubara ini sebanyak 426 MW.(TIM)

\ Get the latest news /

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PAGE TOP