Kisah Inspiratif : Perjalanan Konveksi R Cemerlang dari Modal Rp 60 ribu. Kini Pekerjakan puluhan Pekerja

SINGARAJA_Bakidokumenter

Ide untuk memulai usaha bisa datang dari siapapun dan kapanpun. Bahkan, acap kali kehadirannya tidak diduga-duga, datang di waktu yang tidak terbayangkan. Hal ini diamini Siswati Cristian 62 tahun perempuan berparas ayu asal Surabaya ini
mendapat inspirasi untuk membuka usaha konveksi bernama. R Cemerlang beralamat jalan di Pulau Batam Kelurahan Penarukan, Singaraja Bali. Perjalan panjang merintis usaha konveksi dengan modal awal Rp 60 ribu

satu satubya konveksi pertama kali beroperasi di Singaraja tersebut kini memiliki akses ke luar pulau Bali, seperti Jawa Timur, NTB dan NTT tetap memberikan kepercayaan kepada pihak Ra cemerlang dalam memberikan layanan produk unggulan

bagaimana kisah perjalan merintis bisnis, : ketika tengah menantikan kelahiran buah hati pertama. Cerita bermula pada sang suami Wayan Budhasari (almarhum) ketika masih menjadi sopir bus jurusan Singaraja -Surabaya.

Oma, sapaan akrab Siswati Cristian kepada Bali Dokumenter, Senin (1)12) di kediamannya mengkisahkan perjalan hidupnya menjadi pengusaha Srikandi di Buleleng bersama sang suami

Sepintas dalam memory ingatannya ia meminta suaminya membeli pakaian untuk dijual di warga sekitar tempat tinggalnya. Sang suaminya pun menuruti permintaan sang istri.

Oma mengisahkan, saat itu sekitar tahun 1986 hingga 1990 mencoba usaha mencicil baju yang digemari kaum ibu.” Modal membeli baju di Surabaya sekitar Rp 60 ribu dan dijual ke tetangga terdekat.ya syukurnya saat itu warga ada membeli cash ada pula yang mencicil ” kenang Oma

Seiring perjalanan waktu, Oma yang memiliki pengalaman menjahit ketika masih lajang ia bekerja di sebuah konveksi milik keluarga di Surabaya. bermula dari sanalah Oma ditakdirkan bertemu dengan Wayan Budhasari dan akhirnya keduanya sepakat melangsungkan pernikahan

Tak diduga, dari hasil pencariannya tersebut, terbesit ide untuk memanfaatkan kebutuhan warga setempat Dia berpikir, mengapa tidak memanfaatkan kebutuhan tersebut sebagai pijakan untuk mulai berjualan pakaian yang nyaman bagi ibu ibu di sekitarnya?

Setelah itu, Siswati dan suami pun mulai usaha kecil-kecilan berjualan pakaian untuk anak anak hingga kaum ibu. Dihadapkan pada munculnya kebutuhan pelanggan yang makin beragam, mulai menjual produk kebutuhan perkantoran

“Jadi awalnya kebutuhan akan busana yang nyaman. Setelah itu, banyak pelanggan yang melirik produk kami dan keinginan mereka makin lama makin berkembang,” ujar Oma

Berkat pengalaman ketika masih lajang, Oma mencoba membeli mesin jahit untuk untuk memenuhi kebutuhan pelanggan seragam sekolah. Saat itu sang suami masih berprofesi sebagai sopir bus. Keduanya cukup cerdas membaca peluang bisnis. Terutama membeli kain dan kebutuhan di kota Surabaya selajutnya dikembangkan melalui produksi mesin jahit.

Dikatakan Oma, selang beberapa tahun kemudian usaha yang mereka rintis tersebut berkembang pesat di dan bahkan menjadi pusat rujukan konveksi pertama di Singaraja.

saat ini konveksi R Cemerlang memiliki puluhan karyawan. Selain itu Oma beberapa keryawan seperti tukang jahit dengan sistim home industri’ ” Konveksi R Cemerlang sejak 10 Agustus 1992, artinya sudah 34 tahun

beroperasi dan terus memberikan layanan kepada para konsumen agar kepercayaan tetap dipelihara dengan baik,”tandas Oma menutupi obrolan (Yasin)

\ Get the latest news /

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PAGE TOP