Wujudkan Ketahanan Pangan, Bumdes Bakti Karya Kalibukbuk Panen Semangka 5 Ton

LOVINA, Balidokumenter.co

Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) memainkan peran kunci dalam meningkatkan ketahanan pangan, sebagaimana diatur dalam Kepmendesa No. 3 Tahun 2025. Dengan adanya kebijakan pengalokasian minimal 20% dana desa untuk ketahanan pangan dan penyertaan modal bagi BUMDes, langkah-langkah strategis perlu dirancang agar program ini berjalan efektif.

Perbekel Desa Kalibukbuk, Ketut Suka S.Sos mengatakan, Langkah awal adalah mengenali potensi unggulan desa, seperti sektor pertanian (padi, jagung, cabai), peternakan (ayam petelur, kambing, domba), atau perikanan (budidaya ikan air tawar).

Data ini menjadi dasar untuk menyusun perencanaan usaha yang relevan dengan kebutuhan ketahanan pangan.Desa Kalibukbuk yang bersentuhan.lanhsung dengan desa pariwisata itu memilih menanam bibit semangka yang memiliki pangsa pasar yang jelas

Penyusunan Rencana Usaha: Setelah potensi diidentifikasi, BUMDes perlu menyusun rencana usaha yang mencakup analisis kebutuhan modal, sarana, tenaga kerja, serta target pasar. Penyertaan modal dari dana desa sebesar 20% dapat diintegrasikan ke dalam perencanaan ini.

kata Perbekel Kalibukbuk, melalui hasil musdes akhirnya disepakati bumdes Bakti Karya bersama dengan kelompok petani guna menanam buah semangka

Dengan kebijakan pengalokasian minimal 20% dana desa untuk ketahanan pangan, dengan nilai Rp 200 ke Bumdes dapat memanfaatkan dengan maksimal

Guna mewujudkan program ketahanan panganan nasional yang dicanangkan sejak 4 bulan lalu tersebut, akhirnya bumdes Bakti Karya Desa Kalibukbuk membuktikan program pro rakyat dengan menanam semangka.

Panen perdana buah semangka yang dengan melibatkan hampir seluruh aparat desa Kalibukbuk dam pegawai Bundes pada Rabu (17/12) sejak pukul 06.wita areal lahan pertanian kerjasama antara Bundes Bakti Karya Kalibukbuk dan sejumlah petani berjalan dengan lancar.

kata Perbekel Suka, Panen Buah semangka ini yang kedua kalinya dengan jumlahnya mencapai 5 ton.” Ini panen yang kedua kalinya. Buah semangka segar tentu sangat didambakan oleh semua orang apalagi pangsa pasarnya sudah jelas, baik dari restorant dikawasan wisata Lovina hingga saudagar buah langsung mengambil filokasi,”ujar Perbekel Suka usai panen buah semangka

Perbekel Kalibukbuk yang juga ketua forkomdes kabupaten Buleleng ini menjelaskan, program perdana ketahanan pangan ini nantinya untuk tahun 2026 masih tetap prioritaskan, dikarekana programnya berjalan dengan ekspektasi bersama

Dikatakan, amanat peraturan pemberdayaan masyarakat terkait dengan program ketahanan pangan bersama bumdes Bakti Karya dalam berinovasi penanaman bibit semangka sebagai wujud mendukung program pemerintah

sementara ketua bumdes Bakti Karya Kalibukbuk, Putu Heri Indra Maharjaya mengatakan, panen buah semangka hasil kerjasama dengan para petani setidaknya memberikan satu program unggulan di desa.

Kata Indra, desa Kalibukbuk atau bersentulan langsung dengan kawasan wisata Lovina sehingga hasil panen yang mencapai 5 ton tersebut bisa langsung di jual kepada pihak hotel dan restoran

Disebutkan, dengan hasil panen yang melebih target tersebut rencananya tahun 2026 nanti akan melakukan ekspansi penanaman bibit semangka dengan lahan yang lebih luas lagi dan memberikan peluang kepada penggarap tanah.

“”hasil panen ini sudah melebihi target.kita memilih Program Ketahanan Pangan dengan menanam bibit semangka karena pangsa pasar cukup jelas,”tandasnya (Yasin)

\ Get the latest news /

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PAGE TOP