DENPASAR_Balidokumenter.com Penetapan tersangka Sunartik pemilik selter hewan dijalan Pulau Indah Desa Dauh Peken Tabanan Bali sudah di cabut oleh Satpol PP Provinsi Bali. Namun, siapa pelapornya dan siapa yang keberatan sampai saat ini masih menjadi misteri.
Karena pihak Penyidik Satpol PP Provinsi Bali menutup rapat nama dan identitas pelapornya.
Kecurigaan pemilik selter Sunartik mengarah kepada dua orang yang seminggu sebelum nya, (sebelum Satpol PP sidak_red) datang ke Selter Sunartik. sempat menitipkan hewan nya ke selter Sunartik.
“Saya tidak menuduh dia ya Pak, Waktu ini pak memang ada dua orang diwaktu yang berbeda, ujuk ujuk nitip anjing ke saya. Orang itu ambil foto dan video, satu nya menyuruh saya datang ke Denpasar,sementara orang itu datang ke Selter saya, selang berapa hari, diambil kembali, kalau tidak salah ya pak, seminggu kemudian Satpol PP Provinsi Bali, datang kesini, mengadakan sidak,” Ujar Sunartik penuh curiga.
Lebih lanjut Sunartik mengatakan, selama dirinya menjadi pecinta hewan atau animal loves, orang yang ia curigai selalu datang ke selternya. Mulai dari kontrakkan yang di Keramas Gianyar, kontrakan yang di Gatsu Denpasar, sampai ia pindah ke Tabanan, orang orang ini selalu mencari alasan agar bisa mengambil video dan foto di selter milik nya.
“Saya yang terlalu percaya sama orang pak. Saya kira dia datang dengan tujuan baik, ternyata dia datang hanya mencari kesalahan saya. Setelah niatnya tercapai, hewan yang dititipkan di selter saya, diambil kembali, ” Keluh Sunartik.
Salah satu orang yang di curigai, adalah Residivis dalam kasus penelantaran anjing, pencemaran nama baik dan penganiayaan sesama Dog Loves Bali, ” Salah satu nya yang datang ke tempat saya adalah mantan napi pak, ” Jelas Sunartik.
Sementara penyidik satpol PP Provinsi Bali I Wayan Anggara Bawa, ST saat di konfirmasi, tetap pada pendirian nya, tidak mau menyebutkan nama pelapornya. “Ada warga yang melapor, mungkin orang didepannya, ” Ujarnya singkat. Seolah ada yang disembunyikan.
Awak media mencoba menelusuri atau konfirmasi kepada warga yang ada di sekitar selter milik Sunartik, ternyata tidak ada satupun yang merasa keberatan dengan selter tersebut.
“Saya tidak keberatan, karena Bu Atik merawat hewan nya dengan baik. Saya saja nitip ayam disana, ” Ujar Jro Mangku Ngurah Sudana. (Emha Dien Syamsuddin)