Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the jetpack domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /home/balr7381/public_html/wp-includes/functions.php on line 6260
PHDI Matangkan Rekomendasi Pra-Mahasabha XIII: Jaga Spirit Dharma Dan NKRI - Bali Dokumenter

PHDI Matangkan Rekomendasi Pra-Mahasabha XIII: Jaga Spirit Dharma dan NKRI

DENPASAR, Balidokumenter.com
Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) menggelar Focus Group Discussion (FGD) Pra-Mahasabha XIII Tahun 2026 di Aula Asoka, Kampus Universitas Hindu Indonesia (UNHI) Denpasar, Sabtu (8/8/2026).

FGD mengusung tema Penguatan PHDI Melalui Dharma Agama dan Dharma Negara Menuju Indonesia Raya, Kegiatan ini menjadi forum strategis untuk merumuskan arah kebijakan PHDI ke depan ungkap Mayjen TNI (Pur) Dr Wisnu Bawa Tenaya

Fokus pembahasan diarahkan pada penguatan peran PHDI sebagai lembaga keumatan. Tidak hanya mengawal nilai-nilai agama, PHDI juga didorong turut berkontribusi dalam pembangunan bangsa dan negara.

Melalui tema tersebut, PHDI ingin menegaskan pentingnya keseimbangan antara Dharma Agama sebagai pedoman umat dalam kehidupan spiritual, dan Dharma Negara sebagai wujud pengabdian umat Hindu dalam menjaga keutuhan NKRI, Pancasila, dan UUD 1945 ujar Mayjen TNI (Purn)Dr l Putu Sastra Wingarta.SIP.
M.Sc

FGD Pra-Mahasabha ini merupakan tahapan awal menjaring masukan dari berbagai komponen umat, akademisi, dan tokoh masyarakat. Hasil diskusi nantinya akan dibawa dan dibahas lebih lanjut pada Mahasabha XIII PHDI tahun 2026.

Narasumber, Letjen TNI Nyoman Cantiasa, menegaskan FGD ini adalah rangkaian menuju musyawarah nasional tertinggi PHDI yang diselenggarakan sekali dalam satu periode kepengurusan.

“Forum ini bukan kegiatan seremonial biasa. Kita mencari solusi untuk meningkatkan harkat dan martabat bangsa Indonesia, khususnya dalam pelayanan dan pembinaan umat,” ujar jendral bintang tiga Nyoman Cantiasa yg juga peraih Adi Makayasa

Ia menyebut PHDI perlu memperkuat jati diri karena ada indikator pelemahan yang dirasakan saat ini. “Secara terbuka dan jujur kita dengar aspirasi umat. Kita kumpulkan data, informasi, baik yang positif maupun keresahan umat,” dengan menempatkan kepentingan umum diatas kepentingan pribadi / Golongan

Menurut Letjen Nyoman Cantiasa sbg seorang tokoh yg sangat sosial Bares & bijaksana dlm memimpin menyampaikan unt mengusung tema Dharma Agama dan Dharma Negara dipilih untuk menunjukkan komitmen PHDI sebagai majelis tertinggi umat Hindu. “Kita laksanakan ajaran agama untuk menjaga kerawanan PHDI harus mampu menjalankan dua dharma ini agar menjadi Indonesia Raya,” tegas letnan Jendral Nyoman Cantiasa mantan komandan kopassus

Panitia Mahasabha XIII ditargetkan menyiapkan materi pembahasan. Mahasabha yang akan digelar pada 8-11 Oktober 2026 di Hotel Grand Sahid Jakarta dengan jumlah undangan sekitar 700 orang.

“Di sana kita akan membedah masalah dinamika internal, serta masalah pelayanan dan pembinaan umat,” ujar ketua Panitia Mahasaba Xlll 2026 Letjen TNI Nyoman Cantiasa SE MTr(Han )

Kegiatan di Aula Asoka UNHI Denpasar ini diharapkan melahirkan rekomendasi konkret. Agar PHDI semakin solid, tetap bersatu dan adaptif terhadap tantangan zaman, dan mampu menjadi mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan visi Indonesia Raya yang berdaulat, adil dan beradab serta bersatu berbudaya.

\ Get the latest news /

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top