Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the jetpack domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /home/balr7381/public_html/wp-includes/functions.php on line 6260
Angin Kencang, Sanggah Warga Tukad Sabuh Tertimpa Pohon Kemiri - Bali Dokumenter

Angin kencang, sanggah warga tukad sabuh tertimpa pohon Kemiri

AMLAPURA, Balidokumenter.com-Angin kencang yang terjadi di desa duda utara dan sekitarnya membuat pohon Kemiri tumbang. Pohon tersebut menimpa Pelinggih keluarga atau sanggah milik I Wayan Suastika banjar dinas Tukad Sabuh, duda utara, selat, Karangasem Minggu (30/8).

Angin kencang berputar putar sekitar pukul 11.00 wita, dan membuat pohon Kemiri dengan diamater 30 cm roboh ke arah barat daya. Mengenai satu buah Pelinggih rong dua milik Suastika hingga hancur.

Batang pohon juga menimpa tembok penyenggker sanggah di sisi timur dan selatan.
Untung saja Pelinggih rong tiga dan tepas pengijeng tidak terkana.

Kawil banjar tukad Sabuh yang tiba dilokasi langsung melakukan penanganan. Dengan menggunakan gergaji senso dia membersihkan batang dan ranting pohon bersama pemilik rumah dan warga.

Pohon tersebut milik tetangganya Jro Mangku Kertiyasa. Sementara itu I Wayan Suastika mengaku saat kejadian dia bersama orang tuanya sedang di dapur. Tiba tiba terdengar suara gemuruh disertai angin kencang. “Kaden nak raab umahne ulung…mare tepuk be ade kayu pungkat, (tak kira atap rumah yang jatuh, baru keluar rumah sudah terlihat ada pohon tumbang menimpa Pelinggih) ,” ujarnya.

Dia pun langsung menghubungi Kawil setempat untuk melaporkan kejadian tersebut.
Suastika mengatakan karena yang kena Pelinggih tentunya ada upakara yang harus dilakukan. Untuk itu dia sudah bertanya kepada Jro Mangku terkait upakara dan Banten apa yang harus dibuat karena musibah tersebut. Sementara itu kawil tukad sabuh I Nyoman Suniada mengaku akan melaporkan kejadian tersebut ke BPBD Karangasem atau intansi terkait.( tra)

\ Get the latest news /

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top