DENPASAR, Balidokumenter.com Satpol PP kota Denpasar menyambut baik kehadiran Nengah Suarni yang didampingi oleh pengurus Dharma Satria Dewata di ruang pemeriksaan Satpol PP kota Denpasar Rabu (04/03) pagi.
Kehadiran Nengah Suarni sesuai surat yang jadwalkan oleh satpol PP kota Denpasar. Bahkan diminta datang pukul 10.00 wita, Nengah Suarni pukul 09.30 sudah dikantor satpol PP kota Denpasar.
Setelah meminta keterangan dari Nengah Suarni, petugas satpol PP kota Denpasar geleng geleng kepala. Karena dianggap laporan warga tidak relevan dan dianggap mengadu domba sesama warga Bali.
Bahkan salah satu pegawai satpol PP yang saat itu ada di ruangan periksaan, mengatakan, ini murni kecemburuan sosial, karena pelapor diarahkan oleh seseorang yang nota bene bukan warga setempat, alias orang luar yang sengaja mengadu domba.
Pernyataan pegawai satpol PP kota Denpasar tersebut selaras dengan keterangan salah satu tetangga Nengah Suarni yaitu Ari Pratama, yang sempat diajak oleh Putu Sudana Putra alias Wili wil alias Wilyem (mantan Nara Pidana_red)
Ari Pratama mengatakan, kalau diri nya dan bapak Ika tidak ada masalah. Hanya saja ingin tahu apa maksud dan tujuan Putu Sudana Putra mengajak dirinya ke kantor satpol PP kota Denpasar. “Saya dari awal sudah curiga dengan orang itu, ” Ujarnya.
Ari Pratama awal nya menyebut nya dengan kata kata “ORANG ITU”. Namun akhirnya ia ingat kalau “ORANG ITU” memperkenalkan diri dengan nama Wilyem, bukan Putu Sudana Putra alias Wili Wil
“Kalau tidak salah dia memperkenalkan diri dengan nama Wilyem, ” Tambah Ari memperjelas awal pertemuan nya dengan Putu Sudana Putra (mantan Nara pidana_red) tersebut.
Penyamaran Wilyem terbongkar setelah awak media menyodorkan sebuah foto. Yakni foto Putu Sudana Putra. Ari Pratama terkejut ketika yang datang menemuinya adalah mantan Nara pidana. “Sungguh sayang tidak tahu dan tidak kenal dengan orang itu (Putu Sudana Putra_red), ” Kata Ari penuh curiga.
Kehadiran Putu Sudana Putra kerumah Ari Pratama dengan memperkenalkan diri menggunakan nama Wilyem, memantik kecurigaan warga sekitar kosan Nengah Suarni. Karena dia (Putu Sudana Putra_red) tidak bangga dengan nama nya sendiri, nama yang di berikan oleh orang tuanya.
Penyamaran Putu Sudana Putra dengan segudang nama palsu di medsos nya pun sekan ingin mengelabuhi donatur yang selama ini diperdaya oleh Putu Sudana Putra alias wili wil alias Wilyem alias Putu Rini. (Emha Dien Syamsuddin)