SERIRIT, Balidokumenter.com Setelah mendapat suntikan dana senilai Rp 600 juta dari dinas PUPR Propinsi Bali untuk perbaikan jalan dengan program rabat beton yang baru saja dikerjakan Kini dihadapan persoalan baru yakni akses jalan mengalami parah dan berlubang tepatnya di di Dusun Padma Sari Desa Kalianget, Kecamatan Seririt
Akses Jalan Rusak Parah yang menghubungkan Desa Kalianget dan beberapa desa tetangga seperti Jianyar dan Rangdu. Tepatnya di Dusun Padma Sari Seirit akses jalan rusak parah yang sering dikeluarkan warga itu cukup beralasan.betaoa tidak hampir belasan tahun tak pernah tersentuh perbaikan,
Sudah puluhan tahun harus menghadapi kondisi jalan yang semakin rusak parah. memprihatinkan. Hampir seluruh badan jalan kini dipenuhi bebatuan tidak rata dan tanah yang licin ketika hujan. Hanya secuil aspal yang masih tersisa, menjadi satu-satunya tanda bahwa ruas ini dulunya pernah mulus dan aman dilalui.
Keluhan warga memuncak beberapa pekan terakhir. Jalan rusak tersebut bukan hanya menyulitkan pengendara roda dua dan roda empat, tetapi juga membahayakan anak-anak sekolah yang setiap hari melewati rute ini. Tak sedikit yang mengaku pernah tersandung, terjatuh, atau kesulitan mengayuh sepeda karena permukaan jalan yang bergelombang.
Melihat kondisi ini, Perbekel Desa Kalianget Ketut Nanda Kusuma bergerak cepat untuk meminta kepada pemerintah agar segera memperbaiki. Terbukti Perbekel Nanda Kusuma sempat menghadap wakil Bupati Buleleng untuk melaporkan kondisi jalan yang rusak parah. dan sangat mengganggu aktivitas warga.
Aksesjalan menghubungkan Desa Kalianget dan beberapa desa tetangga mengalami kerusakan cukup parah. Tambal sulam dari warga sekitar sering dikerjakan.” kami dan beberapa tokoh masyarakat sudah mengahadap langsung dengan pak wakil bupati Buleleng terkait kondisi jalannya sangat memperihatinkan,”ujar perbekel kepada Balidokumenter,Kamis (27)8) di kantornya
Perbekel Nanda Kusuma juga mengambil inisiatif melaporkan langsung kerusakan dengan mengajukan proposal agar diprioritaskan pada anggaran induk APBD 2027 nanti.Langkah ini ditempuh sebagai dorongan tambahan agar penanganan dapat dipercepat, mengingat intensitas penggunaan jalan cukup tinggi dan tingkat risikonya semakin besar bagi warga Dari peninjauan itu terlihat jelas bahwa kerusakan sudah dalam tahap yang tidak lagi memungkinkan untuk ditunda perbaikannya.
Dalam laporan resminya, menegaskan bahwa kerusakan ini telah berdampak pada aktivitas harian masyarakat—terutama anak sekolah dan warga yang mengandalkan kendaraan untuk bekerja. Karena itu, laporan diajukan agar penanganan tidak hanya menunggu jadwal perbaikan rutin, tetapi juga mendapat perhatian khusus sebagai titik rawan keselamatan.
Perbekel Kalianget menegaskan komitmennya untuk mengawal proses ini hingga tuntas, termasuk memastikan setiap langkah penanganan terkoordinasi dengan baik antara warga, pemerintah kelurahan, kecamatan, hingga dinas kabupaten.
“Jalan ini adalah akses penting bagi warga. Kami akan terus mengawal, mendorong, dan memastikan prosesnya berjalan sampai ada tindak lanjut nyata dari pemerintah kabupaten,” tegasnya
“Kini warga menanti masuknya ke daftar prioritas perbaikan. Dengan dukungan administrasi warga, inisiasi kelurahan, dan desa Petemon serta respon dinas melalui harapan terhadap perbaikan jalan rusak.kita berharap APBD tahun 2027 nanti,”tandas Perbekel Nanda Kusuma
Sementara itu wakil Bupati Buleleng Gede Supriatna, SH ketika diminta komentarnya mengatakan, pihaknya sudah menerima masukan dari Perbekel Desa Kalianget dan sejumlah tokoh menyampaikan keluhann terkait akses jalan yang menghubungkan desa tetangga mengalami rusak parah.
Menurut Wabup Supriatna, akses jalan di sejumlah desa mengalami kerusakan yang cukup parah. Mengingat tahun ini pemkab Buleleng melakukan perbaikan jalan mencapai 300 km. ” Kita upayakan tahun 2027 dianggarkan nelai dana induk APBD 2027. Kita berharap agar masyarakat Buleleng yang belum tersentuh perbaikan jalan agar bersabar yang jelas kita sudah menerima masukan dan aspirasi masyarakat,”ujar Wabup Supriatna (YASIN)
EDITOR : ZAINUDDIN YASIN